Entri Populer

Jumat, 18 April 2014

Posting pertama sang pecundang

Atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa , saya bisa menulis postingan saya yang pertama. Seperti blog saya ini yang berjudul Sang Pemimpi , dulu saya hanya bermimpi membuat blog. Karena saya ini gaptek , tak tau apa-apa tentang komputer , paling cuma dikit ngertinya.Makanya tulisan saya amburadul kayak gini. yah , saya membuat blog ini untuk menulis pemikiran bodoh saya yang membeku dalam otak ini. Karena saya orang pendiam apabila di dunia nyata , saya akan bacot di dunia maya.
Mimpi , semua orang di dunia ini pasti mempunyai mimpi , tak terkecuali saya. Dan mimpi itu hanya sekedar mimpi , atau kita mau mewujudkanya menjadi kenyataan. Membiarkan mimpi lusuh menjadi khayalan-khayalan kosong tiada arti. Tapi mewujudkan mimpi itu tak semudah membalikkan telapak tangan , seperti saya yang hanya bermimpi-mimpi tanpa melakukan pergerakan untuk mewujudkan mimpi iyu. Tapi saya akan selalu berusaha untuk merealisasikan mimpi_mimpi bodoh saya , entah kapan bentuk nyata dari mimpi saya itu akan jadi kenyataan.
Saat ini saya mencoba sedikit demi sedikit melawan kemonotonan hidup dan memberinya sedikit warna-warni supaya terlihat indah. Dan saya juga hampir putus asa dan menyerah kepada jurang kemonotonan tersebut , hingga akhirya saya saat ini mulai mengerti dan menyadari , bahwa hidup dalam "zona nyaman " itu tidak enak , tak ada tantangan , apa yang saya lakukan esok , lusa , atau minggu bahkan bulan dapan dapat diprediksikan. Bosan dengan kemonotonan , saya mencoba berontak. Waktu kosong yang biasanya saya gunakan untuk hal-hal yang takberguna , mencoba saya isi dengan hal yang mampu membuka mata dan pemikiran bodoh yang membodohkan menjadi bodoh yang memintarkan :). Tapi saat ini kemonotonan lebih kuat , saya masih menunggu waktu yang tepat untuk keluar dari kemonotonan yang terstruktur dan cenderung memaksa ini.
Efek dari semua itu saya lebih banyak diam dan menyendiri , sehingga sayapun  sedikit tak memperdulikan sekitar saya yang ternyata semakin terbodohi. Saya yang selalu dihina , dicaci , diolok-olok , karena saya berbeda dengan orang-orang disekitar saya. Berbeda dari penampilan ,pemikiran , dan lainya . Pokoknya yang sama sedikit sekali , ibarat ada 100% samanya itu 5%. Terkadang saya juga meratapi kesendirian saya , sehingga saya kebanyakan menyelesaikan masalah saya sendiri. Saya menjadi sedikit keras , membatu , apalagi yang memotivasi saya adalah lirik-lirik pemberontak , membuat jiwa saya semakin berontak.
Akhir dari tulisan ini "BERBEDA ADALAH PILIHAN" , Pecundang itu bukanya TIDAK PUNYA NYALI , tapi BELUM PUNYA NYALI. Saya mohon mahaf bila  </ada kata yabg tidak berkenan di hati para penonton :). Sekian terima kasih..........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar